Tipe-Tipe Data pada Java

December 21, 2015 in Uncategorized

Jenis-jenis Tipe Data/ Data Type

1.     Tipe data primitive (Sederhana)
Tipe data primitive adalah Tipe data yang mampu menyimpan satu nilai tiap satu variabel. Tipe data primitive merupakan tipe data dasar yang sering dipakai oleh program. Contoh tipe data primitive  adalah tipe numerik (integer dan real), tipe data karakter/char, tipe data boolean.
A.   Numeric
Tipe data numeric digunakan pada variabel atau konstanta untuk menyimpan nilai dalam bentuk angka. Tipe data ini terbagi atas integer, dan real.
a.   Integer
Integer Merupakan tipe data berupa bilangan bulat, terbagi atas beberapa kategori seperti table dibawah ini
Tipe Data
Ukuran Tempat
Rentang Nilai
Byte
1 byte
0 s/d +255
Shortint 
1 byte
-28 s/d +127
Integer
2 bytes
-32768 s/d 32767
Word 
2 bytes
0 s/d 65535
Longint 
4 bytes
2147483648 s/d 2147483647
b.   Real
Real adalah bilangan yang berisi titik desimal atau jenis bilangan pecahan.
Tipe Data
Ukuran Tempat
Rentang Nilai
real
6 bytes
2.9 x 10-39 s/d 1.7 x1038
single 
4 bytes
1.5 x 1045 s/d 3.4 x 1038
double
8 bytes
5.0 x 10-324 s/d 1.7 x 10308
extended 
10 bytes
3.4 x 10-4932 s/d 1.1 x 104932
comp 
8 bytes
-9.2x 1018 s/d 9.2x 1018
B.   Karakter (char)
Karakter merupakan tipe data yang hanya mampu menyimpan 1 digit karakter.  Ukuran untuk tipe data karakter adalah 1 byte (1 byte = 8 bit). Adapun macam karakter yang ada sejumlah 256 macam karakter yaitu dari kode karakter (ASCII), 0 sampai dengan 255. Untuk penulisan karakter menggunakan tanda petik tunggal (‘ )  di depan dan belakang karakter yang ditulis. Contoh : ‘a’, ‘A’,’&’ dll.
Nilai-nilai yang termasuk karakter adalah :
a.      Karakter huruf : ‘a’..’z’,’A’..’Z’
b.      Karakter angka : ‘0’..’9’
c.       Karakter tanda baca : titik, koma, titik koma, titik dua dan sebagainya
d.      Karakter khusus : $, %, #, @ dan sebagainya.
C.      Boolean
Boolean merupakan tipe data logika, yang berisi dua kemungkinan nilai: TRUE (benar) atau FALSE (salah). Tipe data boolean memakai memori paling kecil.
2.     Tipe data Composite
Tipe Data Komposit merupakan tipe data yang dapat menampung banyak nilai, antara lain sebagai berikut.
A.   Array
Array atau sering disebut sebagai larik, adalah tipe data yang sudah terstruktur dengan baik, meskipun masih sederhana. Array mampu menyimpan sejumlah data dengan tipe yang sama (homogen) dalam sebuah variabel. Sebagai ilustrasi, array mampu menampung banyak data namun dengan satu tipe data yang sama, misalnya integer saja. Setiap lokasi data array diberi nomor indeks yang berfungsi sebagai alamat dari data tersebut.
B.   Record atau struct
Seperti halnya Array, Record atau Struct juga termasuk tipe data komposit. Record dikenal dalam bahasa Pascal/Delphi sedangkan Struct dikenal dalam bahasa C++. Berbeda dengan array, tipe data record mampu menampung banyak data dengan tipe data berbeda-beda (heterogen). Misalnya, satu bagian integer, satu bagian lagi character, dan bagian lainnya Boolean. Biasanya record digunakan untuk menampung data suatu obyek. Misalnya, siswa memiliki nama, alamat, usia, tempat lahir, dan tanggal lahir. Nama akan menggunakan tipe data string, alamat bertipe data string, usia bertipe data single (numeric), tempat lahir bertipe data string, dan tanggal lahir bertipe data date. Berikut ini contoh pengunaan record dalam Delphi.
C.   Image
Image, atau gambar, atau citra, merupakan tipe data grafik. Misalnya grafik perkembangan jumlah siswa SMK, foto keluarga kita, video perjalanan, dan lain-lain. Pada bahasa-bahasa pemrograman modern terutama yang berbasis visual, tipe data ini telah didukung dengan sangat baik.
D.   Date Time
Nilai data untuk tanggal (date) dan waktu (time) secara internal disimpan dalam format yang spesifik. Variabel atau konstanta yang dideklarasikan dengan tipe data Date dapat digunakan untuk menyimpan, baik tanggal maupun jam. Tipe data ini masuk dalam kelompok tipe data composite, karena merupakan bentukan dari beberapa tipe data.
E.   Object
Tipe data object digunakan untuk menyimpan nilai yang berhubungan dengan obyek-obyek yang disediakan oleh Visual Basic, Delphi, dan bahasa pemrograman lain yang berbasis GUI. Sebagai contoh, apabila mempunyai form yang memiliki control Command button, yang kita beri nama Command1.
F.    Subrange
Tipe data subrange merupakan tipe data bilangan yang mempunyai jangkauan nilai tertentu sesuai dengan yang ditetapkan programmer. Biasanya, tipe data ini mempunyai nilai batas minimum dan nilai batas maksimum. Tipe data ini didukung dengan sangat baik dalam Delphi.
G.   Enumerasi
Tipe data ini merupakan tipe data yang mempunyai elemen-elemen yang harus disebut satu persatu, dan bernilai konstanta integer sesuai dengan urutannya. Nilai konstanta integer elemen ini diwakili oleh suatu nama variable yang ditulis di dalam kurung. Tipe data ini juga dijumpai pada Delphi, dan bahasa pemrograman deklaratif seperti SQL.
Pada contoh di atas, tipe data Hari_dlm_Minggu termasuk enumerasi dengan rentang nilai Nol, dimana Senin sampai dengan Minggu dan nilai data dari 0, 1, sampai dengan 7. Sedangkan tipe data Nama_Bulan termasuk enumerasi dengan rentang nilai Nol, Januari sampai dengan Desember dan nilai data dari 0, 1, sampai dengan 12.
Tipe Data Lainnya
1.    Tipe Data Terstruktur
A.   Tipe Data String
Merupakan suatu data yang menyimpan array (larik), sebagai contoh ‘ABCDEF’ merupakan sebuah konstanta string yang berisikan 6 byte karakter. Ukuran Tempat untuk tipe data ini adalah 2 s/d 256 byte, dengan jumlah elemen 1 s/d 255.
B.   Tipe Data Set
Sebuah set merupakan suatu himpunan yang berisi nilai (anggota). Set merupakan Tipe data yang khusus untuk Pascal. Set dalam pemrograman sangat mirip dengan himpunan dalam ilmu matematika.
Salah satu manfaat dari penggunaan tipe data set adalah untuk mengecek apakah suatu nilai muncul dalam suatu range tertentu. Misalnya, untuk menentukan apakah suatu karakter berupa Lower Case Letter (huruf kecil), mis. Ch adalah tipe Char, kita bisa menulis, if (Ch >= ‘a’) and (Ch <= ‘z’) then Writeln( Ch,’ merupakan huruf kecil.’); atau, dengan notasi set, kita bisa menulis, if Ch in ['a'..'z'] then Writeln( Ch,’ merupakan huruf kecil.’);
2.    Tipe Data Pointer
Pointer merupakan variabel khusus yang berisi suatu address (alamat) di lokasi lain didalam memori. Suatu variabel yang points (menunjuk) ke sesuatu sehingga disebut pointer.
Ada dua macam pointer:
a)   Typed (tertentu) : merupakan pointer yang menunjuk pada tipe data tertentu pada variabel.
b)   Generic (umum) : merupakan pointer yang tidak menunjuk pada tipe data tertentu pada variabel.
Perlu diingat yah sobat, Type data semakin hari semakin berkembang. Itu terbukti dari analisa WESBOL pribadi, ketika WESBOL menggunakan VB6 dan Microsoft Ascces sebagai databasenya, type data yang keluar hanya sedikit.
ScreenShot Tipe Data pada Database Microsoft Access

Pengertian dan Jenis-jenis Tipe Data/ Data Type didalam Dunia Pemrograman
Namun setelah WESBOL beralih menggunakan VB6 dan MySQL sebagai databasenya, type data yang keluar sangat banyak.

ScreenShot Tipe Data pada Database MySQL

Pengertian dan Jenis-jenis Tipe Data/ Data Type didalam Dunia Pemrograman
Pengertian dan Jenis-jenis Tipe Data/ Data Type didalam Dunia Pemrograman

 

Pengertian dan Jenis-jenis Tipe Data/ Data Type didalam Dunia Pemrograman

Membuat array pada Java dan Contoh nya

December 21, 2015 in Uncategorized

Contoh Lengkap Program Array Pada Java

Array adalah sekelompok data sejenis yang disimpan ke dalam variabel dengan nama yang sama, dengan memberi indeks pada variabel untuk membedakan antara yang satu dengan yang lain.VARIABEL ARRAY
nama_variabel[indeks]

ketentuan nama variabel arrray sama dengan nama variabel biasa.
indeks menunjukkan nomor dari variabel .

DEKLARASI VARIABEL ARRAY

BU : tipe nama_variabel[indeks];

Contoh : float bil[10];
deklarasi variabel array dengan nama bil yang akan menampung 10 data yang bertipe float. Indeks 10 menunjukkan variabel bil terdiri dari 10 elemen, dimana setiap elemen akan menampung sebuah data.

Indeks array dimulai dari nol(0) , sedang nomor elemen biasanya dimulai dari satu(1). Nomor elemen dapat dibuat sama dengan nomor indeks untuk mempermudah pembuatan program yaitu dengan memberi indeks satu lebih banyak dari jumlah data yang dibutuhkan, sehingga menjadi :
float bil[11]

INISIALISASI ARRAY 1 DIMENSI
Inisialisasi dapat dilakukan bersama dengan deklarasi atau tersendiri. Inisialisasi suatu array adalah dengan meletakkan elemen array di antara tanda kurung kurawal {}, antara elemen yang satu dengan lainnya dipisahkan koma.
int bil[2] = {4,1,8}

bil[0] = 4
bil[1] = 1
bil[2] = 8

AUTOMATIC ARRAY adalah Inisialisasi array dilakukan di dalam fungsi tertentu. Hanya compiler C yang berstandar ANSI C yang dapat menginisialisasikan automatic array.
Cara menginisialisasikan array dari compiler yg tidak mengikuti standar ANSI C:
1. Diinisialisasikan di luar fungsi sebagai variabel GLOBAL/EXTERNAL ARRAY.
int bil[2]={0,0,0};
main()

2. Diinisialisasikan didlm fungsi sebagai variabel LOKAL/STATIC ARRAY.
main()
{
static int bil[2]={0,0,0};
………

Pada automatic array yang tidak diinisialisasikan , elemen array akan memiliki nilai yang tidak beraturan. Bila global & static array tidak diinisialisasi maka semua elemen array secara otomatis akan diberi nilai nol(0).

Contoh :
main()
{
int y;
int hitung=0;
int x[0];
for(y=0;y<5;y++)
{
hitung+=y;
x[y]=hitung;
printf(“%3d – %3d\n”,y,x[y]);
}
}

OUTPUT:
0- 0
1- 1
2- 3
3- 6
4- 10

MENDEFINISIKAN JUMLAH ELEMEN ARRAY DALAM VARIABEL
Besarnya variabel indeks dapat ditentukan dengan menggunakan
preprocessor directives #define
#define N 40
main()
{
int no[N],gaji[N],gol[N],status[N],juman[N];

Bila besari indeks akan diubah menjadi 50, cukup diganti dengan
#define N 50

ARRAY 2 DIMENSI
nama_variabel [indeks1][indeks2]

indeks1 : jumlah/nomor baris
indeks2 : jumlah/nomor kolom
Jumlah elemen yang dimiliki array 2 dimensi dapat ditentukan dari hasil perkalian indeks1 * indeks2

misal : array A[2][3] akan memiliki 2*3 = 6 elemen.

main()
{
float bil [5] [5]
…….

dapat dituliskan dengan #define
#define N 5
main()
{
float bil [N] [N]
…….

INISIALISASI ARRAY 2 DIMENSI
main()
{
float bil[2] [3] =
{ { 1,2,3}, /*baris 0*/
{ 4,5,6}, /*baris 1*/
}

elemen bil [0] [0] = 1
elemen bil [0] [1] = 2
elemen bil [0] [2] = 3
elemen bil [1] [0] = 4
elemen bil [1] [1] = 5
elemen bil [1] [2] = 6

Contoh :
main()
{
int x[3][5];
int y,z;
int hitung=0;
for(y=0;y<3;y++)

{
printf(“y = %d\n”,y);
for(z=0;z<5;z++)
{
hitung+=z;
x[y][z] = hitung;
printf(“%/t%3d – %3d\n”,z,x[y][z]);
}
}
}

OUTPUT:
y = 0
0- 0
1- 1
2- 2
3- 6
4- 10
y = 1
0- 10
1- 11
2- 13
3- 16
4- 20
y = 2
0- 20
1- 21
2- 23
3- 26
4- 30

STRING dan ARRAY
1. Pada string terdapat karakter null() di akhir string
2. String sudah pasti array, array belum tentu string

CONTOH – CONTOH :
1. array dengan pengisian input melalui keyboard
baca_input()
{
float nilai[10];
for(i=0;i<10;i++)
scanf(“%d”,&nilai[i]);
}

2. Fungsi yang mencetak isi array dari akhir ke awal
cetak_array()
{
float nilai[10];
for(i=9;i>=0;i–)
scanf(“%3f”,nilai[i]);
}
3. Menghitung rata – rata isi array nilai
rata_rata()
{
float nilai[10],jum*rata;
for(i=0,jum=0;i<=9;i++)
jum+=nilai[i];
rata=jum/i;
}

4. Mencari nilai terbesar
besar()
float temp,nilai[10];
{
for(temp=nilai[0],i=1;i<=9;i++)
if(nilai[i] > temp)
temp=nilai[i];
}
return(temp)

Pengertian Java dan Sejarah nya serta pengertian J2SE,J2EE,J2ME,JRE,JDK,JVM,JSP

December 21, 2015 in Uncategorized

Pengenalan Java – 1
PENGENALAN TEKNOLOGI JAVA
Ade Setiawan
email: adesset78@gmail.com
A. Kilas Balik Sejarah Java
Berbicara mengenai Java dapat dikenakan pada ada dua bagian, yaitu: (a) Java sebagai bahasa pemrograman, dan (b) Java sebagai sebuah platform. Java sebagai bahasa pemrograman dimulai ketika James Gosling dkk (tahun 1990), pemrogram yang bekerja pada Sun Microsystems mendapat tugas menciptakan program untuk mengendalikan perangkat elektronika rumah tangga, yang dikenal dengan nama proyek ‘Green’.
Gosling (dibantu oleh rekan-rekannya Patrick Naugton, Chris Warth, Ed Frank, dan Mike Sheridan) mulai mendesain program tersebut dengan bahasa pemrograman C++, karena adanya sifat berorientasi obyek. Saat menggunakan C++, Gosling mulai merasakan bahwa bahasa tersebut tidak cocok untuk tugas yang dibebankan kepada timnya. Beberapa permasalah yang muncul, seperti: pewarisan majemuk (multiple inheritance) dan bug program berupa kebocoran memori (memory leaks). Gosling segera memutuskan untuk merancang sendiri bahasa pemrograman komputer yang sederhana dan mampu menghindarkannya dari masalah-masalah tersebut dengan tetap memanfaatkan sintaks dasar dan sifat berorientasi objek dari C++.
Akhirnya lahir Java (awalnya diberi nama Oak) sebagai sebuah bahasa pemrograman berbasis object-oriented baru yang portable dan dapat diimplementasikan pada beragam peralatan dengan kapasitas memori terbatas. Oleh karenanya, Java dibekali dengan kemampuan untuk dapat dipergunakan pada beragam platform (portable). Hal ini menjadikan aplikasi yang ditulis dengan Java dapat langsung dijalankan pada platform yang mendukung Java tanpa perlu mengkompilasi ulang kode sumber Java tersebut. Itulah mengapa dalam pemrograman Java dikenal istilah “write once, run everywhere”, sekali menuliskan kode program, dapat dijalankan di bawah platform manapun.
Java menurut definisi dari Sun Microsystem adalah sekumpulan teknologi untuk membuat perangkat lunak dan menjalankannya pada komputer standalone ataupun pada lingkungan jaringan. Java sebagai sebuah platform, terdiri atas dua bagian utama, yaitu: (a) Java Virtual Machine (JVM), dan Java Application Programming Interface (Java API). Pada dasarnya, terdapat berbagai jenis platform (sistem operasi) tempat aplikasi/perangkat lunak berjalan, seperti: Macintosh, Microsoft Windows, Unix, Netware, Linux, dan OS/2. Seringnya, aplikasi/perang lunak yang berjalan pada suatu platform (misalnya Windows) tidak dapat dijalankan di platform yang lain (misalnya Linux) tanpa harus kompilasi ulang atau pengubahan kode program. Java platform merupakan perangkat lunak yang menjadi mesin virtual bagi aplikasi Java untuk dieksekusi. Java berdiri di atas sebuah mesin intepreter yang diberi nama JVM. JVM inilah yang akan membaca file bytecode (ekstensi .class) dari suatu program sebagai representasi langsung program yang berisi bahasa mesin. Jadi aplikasi Java tidak perlu dikompilasi ulang jika telah dikompilasi di suatu platform dan akan dijalankan di platform berbeda dengan saat dikompilasi, karena aplikasi Java dijalankan di atas JVM.
Pengenalan Java – 2
Platform Java terdiri dari sekumpulan library, compiler, debugger dan alat lain yang dipaket dalam Java Development Kit (JDK). Java 2 adalah generasi yang sekarang sedang berkembang dari platform Java. Agar sebuah program Java dapat dijalankan, maka file sumber (ekstensi .java) harus dikompilasi menjadi file bytecode. Untuk menjalankan file byte-code tersebut dibutuhkan Java Runtime Environment (JRE) yang memungkinkan pemakai untuk menjalankan program Java, hanya menjalankan tidak membuat kode baru lagi. JRE terdiri dari JVM dan library Java yang digunakan.
Pada saat ini, Java Platform telah ada secara default pada berbagai sistem operasi, antara lain:
 Windows 9.X/NT/2000
 Sun Solaris
 MacOS
 Novell Netware 4.0
 HPUx
 Hitachi OS
 AIX
 Irix
 Unixware (SCO)
Java dan class pendukungnya didistribusikan dalam tiga bagian yang masing-masing memiliki konsentrasi tersendiri, yaitu:
Java 2 Enterprise Edition (J2EE)
untuk aplikasi enterprise dengan focus pada pengembangan sisi webserver, termasuk seriet, JSP, EJB, XML
Java 2 Standard Edition (J2SE)
untuk aplikasi desktop
Java 2 Micro Edition (J2ME)
untuk piranti dengan sumberdaya terbatas (perangkat mobile)
Gambar 1

Capture. Konstruksi edisi Java (J2EE, J2SE, dan J2ME)
Pengenalan Java – 3
 J2EE (Java 2 Enterprise Edition)
J2EE adalah kelompok dari beberapa API (Application Programming Interface) dari Java dan teknologi selain Java. J2EE dirancang untuk membuat aplikasi yang rumit, dan sering dipandang sebagai middle-ware atau teknologi yang berjalan di server. Pada kenyataannya J2EE tidak hanya terbatas untuk itu, bahkan juga mencakup teknologi yang dapat digunakan di semua lapisan dari sebuah sistem informasi. Implementasi J2EE menyediakan kelas dasar dan API dari Java yang mendukung pengembangan dan rutin standard untuk aplikasi client maupun server, termasuk aplikasi yang berjalan di web browser.
 J2SE (Java 2 Second Edition)
J2SE adalah inti/ dasar dari bahasa pemrograman Java. JDK, tool open source dari Sun, adalah salah satu tool dari J2SE untuk mengkompilasi dan menjalankan program Java. Tool J2SE yang salah satunya adalah JDK 1.7 dapat diunduh pada http://java.sun.com/.
 J2ME (Java 2 Micro Edition)
J2ME adalah lingkungan pengembangan yang dirancang untuk meletakan perangkat lunak Java pada barang elektronik beserta perangkat pendukungnya dengan sumberdaya terbatas. Teknologi J2ME memiliki beberapa keterbatasan. Jika diaplikasikan pada ponsel, J2ME sangat tergantung pada perangkat (device) yang digunakan, dapat dari segi merk ponsel atau dukungan terhadap teknologi J2ME. Jadi sangat mungkin terjadi dapat berjalan dengan baik pada suatu perangkat, tetapi tidak dapat berfungsi baik pada perangkat lainnya. Keterbatasan lainnya adalah pada ukuran aplikasi, karena memori pada ponsel sangat terbatas. Bahkan sebagian ponsel tidak mengijinkan aplikasi J2ME menulis pada file, karena alasan keamanan.
J2ME membawa Java ke dunia informasi, komunikasi, dan perangkat komputasi (selain perangkat komputer desktop) yang biasanya dengan sumberdaya lebih kecil. J2ME biasa digunakan pada telepon selular, personal digital assistants (PDA), tablet, dan sejenisnya.
J2ME adalah bagian dari J2SE, sehinga tidak semua librabry yang ada pada J2SE dapat digunakan pada J2ME; Tetapi J2ME mempunyai beberapa library khusus yang tidak dimiliki J2SE.
B. Teknologi Java
Java API menyediakan beberapa fitur yang menarik untuk pengembangan aplikasi, antara lain:
 Applet
Java Applet merupakan program Java yang berjalan di atas browser. Penggunaan Java Applet menjadikan halaman HTML akan lebih dinamis dan menarik. Fitur ini sangat cocok untuk pengembangan aplikasi-aplikasi berbasis web.
 Java Networking
Java Networking merupakan sekumpulan API yang menjadikan fungsi-fungsi untuk aplikasi-aplikasi jaringan. Java Networking menyediakan akses untuk TCP, UDP, IP Address dan URL, tetapi tidak untuk ICMP dikarenakan alasan keamanan.
 Java Database Connectivity (JDBC)
JDBC menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk mengakses basisdata, seperti: Oracle, MySQL, PostgreSQL, atau Microsoft SQL Server.
Pengenalan Java – 4
 Java Security
Java Security menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk mengatur keamanan dari aplikasi Java baik secara high level maupun low level, seperti: public/private key management and certificates.
 Java Swing
Java Swing menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi GUI (Graphical User Interface) dengan model yang lebih beragam.
 Java RMI
Java RMI menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk membangun aplikasi Java yang mirip dengan model RPC (Remote Procedure Call), sehingga obyek Java dapt dipanggil (call) secara remote pada jaringan komputer.
 Java 2D/ 3D
Java 2D/ 3D menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk membangun grafik 2D/ 3D yang menarik dan juga akses ke printer.
 Java Server Pages (JSP)
Berkembang dari Java Servlet yang digunakan untuk menggantikan aplikasi-aplikasi CGI. JSP yang mirip ASP dan PHP merupakan alternatif terbaik untuk solusi aplikasi internet.
 Java Native Interface (JNI)
JNI menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk mengakses fungsi-fungsi pada library (*.dll atau *.so) yang dibuat dengan bahasa pemrograman yang lain, seperti: C++.
 Java Sound
Java Sound menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk memanipulasi sound.
 Java (Interface Definition Language) IDL + (Common Object Request Broker) COBRA
Java IDL menyediakan dukungan Java untuk implementasi COBRA yang merupakan model objek terdistribusi untuk solusi aplikasi besar di dunia jaringan.
 Java Card
Java Card utamanya digunakan untuk aplikasi-aplikasi pada smart card, yang sederhana wujudnya seperti SIM card pada handphone.
 Java Telephony Application Programming Interface (JTAPI)
JTAPI menyediakan sekumpulan API yang dapat digunakan untuk memanfaatkan alat-alat telepon, sehingga akan cocok untuk aplikasi-aplikasi CTI (Computer Telephony Integration) yang dibutuhkan seperti ACD (Automatic Call Distribution), PC-PBX dan lainnya.
C. Keunggulan Java
Java merupakan teknologi yang unik dan revolusioner dengan semboyan “write once run anywhere” sehingga program Java dapat dijalankan di berbagai platform sistem operasi seperti Linux, Windows maupun Unix. Berikut ini adalah beberapa kelebihan pemrograman Java dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya.
 Bersifat portable dan platform independent
Program Java dapat dijalankan di berbagai platform asalkan JVM untuk platform tersebut tersedia.
Pengenalan Java – 5
 Pembuang Sampah (Garbage Collection)
Program Java membuang sendiri “sampah-sampah” yang tak berguna, artinya program tidak perlu menghapus obyek yang dialokasikannya di memori karena dealokasi memori dilakukan secara otomatis. Ini menjadikan program Java bebas dari permasalahan pengelolaan memori.
 Bebas Arsitektur (Architecture Neutral)
Pada dasarnya, program Java dirancang untuk bekerja pada berbagai arsitektur prosesor dan berbagai sistem operasi. Oleh karena itu, program java bekerja dengan intepreter Java untuk mengubah program Java menjadi byte-code sebelum dijalankan oleh suatu mesin tertentu.
 Tangguh (Robust)
Berangkat dari hasil intepreter Java memeriksa seluruh akses sistem yang dilakukan program, maka program Java tidak akan membuat sistem menjadi crash. Bila terjadi masalah serius, program Java membuat pengecualian (exception) yang dapat ditangani dan dikelola oleh program tanpa beresiko memacetkan sistem.
 Aman (Secure)
Sistem Java sangat handal dalam mengelola memori, tidak hanya memverifikasi seluruh akses ke memori, tetapi juga menjamin tidak ada virus yang “membonceng” pada program yang sedang berjalan. Hal ini juga dikarenakan Java tidak mendukung pointer, sehingga program tidak mendapat akses ke area sistem dimana ia tidak mendapat otorisasi.
 Dapat Diperluas
Program Java mendukung metode native code, yaitu memungkinkan pemrogram menulis fungsi dalam bahasa lain, biasanya C++ yang dapat dieksekusi secara lebih cepat karena langsung berjalan di atas perangkat keras yang bersangkutan, dari pada yang ditulis dalam Java yang berjalan di atas JVM. Metode native code dikaitkan secara dinamis (dynamically linked) ke program Java, yakni dikaitkan dengan program saat runtime.
D. Karakteristik Java
Java dikenal sebagai bahasa pemrograman tingkat tinggi dengan karakteristik/sifat-sifat berikut:
 Sederhana (Simple)
Java dirancang untuk mudah dipelajari, khususnya bagi pemrogram C++ akan mudah sekali untuk berpindah ke Java. Selain itu pengembang Java banyak membuang fitur-fitur yang tidak diperlukan seperti pointer matematis, casting tipe implicit, struktur atau union, operator overloading, template, header filer, maupun pewarisan majemuk (multiple inheritance).
 Berorientasi Objek (Object Oriented)
Java menggunakan kelas-kelas untuk mengelola kode ke dalam modul-modul logika. Pada saat runtime, program menciptakan objek dari kelas-kelas yang ada. Kelas-kelas Java dapat merupa-kan warisan dari kelas lain, tetapi pewarisan majemuk tidak diperkenankan.
 Bertipe Statik
Pengenalan Java – 6
Semua objek yang digunakan dalam program harus dideklarasikan sebelum digunakan. Cara ini memungkinkan kompilator Java melaporkan dan melokalisir terjadinya konflik-konflik tipe.
 Terkompilasi
Sebelum program Java dapat berjalan, maka harus dikompilasi oleh kompilator Java (javac). Hasil kompilasinya berupa file kode byte (bytecode), mirip dengan kode mesin, yang dapat dieksekusi di bawah sistem operasi apapun asal memiliki intepreter Java (JVM). Jadi dapat dikatakan program Java merupakan bahasa yang dikompilasi sekaligus diintepretasi.
 Multi-threaded
Program Java dapat berisi eksekusi multiple threads, yang memungkinkan program mengulas citra di layar pada satu thread, sementara tetap dapat menerima masukan dari keyboard pada thread utamanya. Semua aplikasi memiliki paling tidak satu thread yang menggambarkan alur eksekusi utama program.
E. Perbandingan Java dengan C++
Kedekatan Java dengan C++ menjadikan perlunya mengetahui perbandingan yang ada di antara mereka. Bahasa pemrograman C++ sangat tangguh tetapi rumit, sedangkan bahasa pemrograman Java dirancang lebih sederhana (sehingga lebih mudah dipelajari). Perbandingan Java dengan C++ dapat dilihat dari berbagai aspek sebagai berikut.
Perbedaan Secara Umum
 Pada Java, manajemen memori dinamis dan pointer dilakukan secara otomatis. Otomatisasi ini menghilangkan kemungkinan bagi penggunaan pointer yang dapat merusak kestabilan program dan sistem operasi. Pada C/ C++ pemrogram melaku-kan sendiri alokasi dan dealokasi memory.
 Java tidak mengenal multiple inheritance seperti pada C/ C++. Multiple inheritance pada C/ C++ membingungkan dan berakibat pada sulitnya pembuatan aplikasi dan compiler. Sebagai ganti yang lebih baik, Java menggunakan interface.
 Java menggunakan bahasa OOP murni sedangkan C++ adalah bahasa OOP hybrid (dapat menggunakan model OOP maupun procedural).
 Java menggunakan model Exception dalam menangani kesalahan program.
 Java tidak menggunakan compiler-directive pada kode sumber (source code).
 Java memiliki fasilitas garbage collection yang bekerja secara otomatis untuk menjamin ketersediaan memory dengan membe-baskan memory yang tidak terpakai lagi.
 Java sangat portable, baik file sumbernya maupun hasil kompilasinya. Hal ini berbeda dengan C/ C++ yang hanya portable pada level kode sumbernya saja dengan melakukan kodifikasi ketika dipindahkan ke platform yang berbeda.
 Spesifikasi bahasa dan implementasi Java sudah ditetapkan dan tidak mengikuti suatu mesin atau platform tertentu. Hal ini berbeda dengan C/ C++ yang sangat tergantung pada mesin dan platform yang akan digunakan.
Pengenalan Java – 7
Berdasarkan Tujuan Desain
C++ didesain terutama untuk sistem pemrograman, yaitu pengembangan bahasa pemrograman C. Untuk itu prosedur bahasa pemrograman didisain untuk eksekusi program yang lebih efisien. pada C++ telah ditambahkan penunjang untuk program berorientasi objek dengan jenis statis, kecuali dalam hal pengendaliannya, mencakup pengaturan sumber daya dan pemrograman generik, khususnya juga ditambahkan ‘standard library’ termasuk algoritma dan isi program generik.
Java pada awalnya dirancang untuk mendukung jaringan komputer. Java dipercaya sebagai mesin virtual yang aman dan sangat mudah. Java dipaket (bundle) dengan desain pustaka (libraries) yang luas untuk menyediakan abstraksi yang lengkap dari suatu platform. Java adalah bahasa pemrograman berorientasi objek berjenis statis yang penggunaan syntaxnya mirip dengan bahasa pemrograman C, tapi tidak kompatibel dengannya. Java didisain dari awal, dengan tujuan agar mudah digunakan dan dapat diakses oleh khalayak yang lebih luas.
Berdasarkan Tujuan Pengembangan
Berdasarkan tujuan pengembangannya, Java dengan C++ memunculkan perbedaan prinsip dan perbedaan desain di masing-masing pihak sebagai berikut.
C++
Java
Capture

Pengertian dari macam-macam Java

J2SE (Java 2 Standard Edition)

1.     Aplikasi yang dibuat dan dikembangkan penulis dalam penulisan ini menggunakan bahasa pemrograman berbasis Java 2 Standard Edition (lebih dikenal dengan J2SE). Pada bagian ini, penulis akan menjelaskan dasar-dasar J2SE, meliputi pengenalan J2SE dan komponen pada J2SE. Berikut adalah penjelasannya: J2SE atau Java 2 Standard Edition merupakan bahasa pemrograman Java untuk aplikasi desktop yang merupakan object-oriented programming.
2.    J2EE (Java 2 Enterprise Edition)
       J2EE adalah kelompok dari beberapa API (Application Programming Interface) dari Java dan teknologi selain Java. J2EE dirancang untuk membuat aplikasi yang rumit. J2EE sering dianggap sebagai middle-ware atau teknologi yang berjalan di server, namun sebenarnya J2EE tidak hanya terbatas untuk itu. Faktanya J2EE juga mencakup teknologi yang dapat digunakan disemua lapisan dari sebuah sistem informasi. Implementasi J2EE menyediakan kelas dasar dan API dari Java yang mendukung pengembangan dan rutin standard untuk aplikasi client maupun server, termasuk aplikasi yang berjalan di web browser. untuk aplikasi berbasis web, aplikasi sistem tersebar dengan beraneka ragam klien dengan kompleksitas yang tinggi.
3.     J2ME (Java 2 Micro Edition)
        J2ME adalah lingkungan pengembangan yang dirancang untuk meletakan perangkat lunak Java pada barang elektronik beserta perangkat pendukungnya. Pada J2ME, jika perangkat lunak berfungsi baik pada sebuah perangkat, maka belum tentu juga berfungsi baik pada perangkat yang lainnya. J2ME membawa Java ke dunia informasi, komunikasi, dan perangkat komputasi selain perangkat komputer desktop yang biasanya lebih kecil dibandingkan perangkat komputer desktop. J2ME biasa digunakan pada telepon selular, pager, personal digital assistants (PDA) dan sejenisnya. J2ME adalah bagian dari J2SE, karena itu tidak semua librabry yang ada pada J2SE dapat digunakan pada J2ME. Tetapi J2ME mempunyai beberapa library khusus yang tidak dimiliki J2SE.
4.    JRE   (Java Runtime Environment)
Java Runtime Environment (JRE) menyediakan perpustakaan, Java Virtual Machine (JVM), dan komponen lain untuk menjalankan applet dan aplikasi yang ditulis dengan bahasa pemrograman Java. Selain itu, terdapat dua buah kunci teknologi yang merupakan bagian dari JRE, yaitu: d Plug-in, yang memungkinkan menjalankan applet di browser populer dan Java Web Start, yang menyebarkan aplikasi mandiri melalui jaringan. JRE tidak mengandung utilitas seperti compiler atau debugger untuk mengembangkan applet dan aplikasi.
5.        JDK   (Java Development Kit)
Java Development Kit (JDK) merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk menajemen dan membangun berbagai aplikasi Java. JDK merupakan superset dari JRE, berisikan segala sesuatu yang ada di JRE ditambahkan compiler dan debugger yang diperlukan untuk mengembangkan applet dan aplikasi.
6.       JSP (Java Server Pages)
JSP adalah suatu teknologi web berbasis bahasa pemrograman Java dan berjalan di Platform Java, serta merupakan bagian teknologi J2EE (Java 2 Enterprise Edition).
7.       JVM (Java Virtual Machine)
JVM adalah sebuah mesin imajiner (maya) yang bekerja dengan menyerupai aplikasi pada sebuah mesin nyata. JVM menyediakan spesifikasi hardware dan platform dimana kompilasi kode Java terjadi. Spesifikasi inilah yang membuat aplikasi berbasis Java menjadi bebas dari platform manapun karena proses kompilasi diselesaikan oleh JVM.

ALGORITMA

December 8, 2015 in Uncategorized

Pengertian  Algoritma
mungkin bagi orang yang sudah berkecimung di dunia pemograman pasti sudah mengerti apa itu algoritma
saya di sini akan memberi tau bagi anda yang belum tau apa itu Algoritma
Algoritma sering diterapkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Sebenarnya, apakah Pengertian Algoritma itu? Berikut pembahasannya lebih mendalam.
Algoritma adalah Sistim kerja komputer memiliki brainware, hardware, dan software. Tanpa salah satu dari ketiga sistim tersebut, komputer tidak akan berguna. Kita akan lebih fokus pada softwarekomputer. Software terbangun atas susunan program (silahkan baca mengenai pengertian program) dan syntax (cara penulisan/pembuatan program). Untuk menyusun program atau  syntax, diperlukannya langkah-langkah yang sistematis dan logis untuk dapat menyelesaikan masalah atau tujuan dalam proses pembuatan suatu software. Maka,Algoritma berperan penting dalam penyusunan program atau syntax  tersebut.
Pengertian Algoritma adalah susunan yang logis dan sistematis untuk memecahkan suatu masalah atau untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam dunia komputer, Algoritma sangat berperan penting dalam pembangunan suatu software. Dalam dunia sehari-hari, mungkin tanpa kita sadari Algoritma telah masuk dalam kehidupan kita.
Pengertian Algoritma adalah susunan yang logis dan sistematis untuk memecahkan suatu masalah atau untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam dunia komputer, Algoritma sangat berperan penting dalam pembangunan suatu software. Dalam dunia sehari-hari, mungkin tanpa kita sadari Algoritma telah masuk dalam kehidupan kita.

Algoritma berbeda dengan Logaritma. Logaritma merupakan operasi Matematika yang merupakan kebalikan dari eksponen atau pemangkatan. Contoh Logaritma seperti bc= a ditulis sebagai blog a = c (b disebut basis).

Contoh nyata Algoritma dalam kehidupan sehari-hari adalah “Cara Membuat Mie Instan”. Berikut langkah-langkah cara membuat mie instan:
  1. Ambil goreng di dalam lemari yang terletak di dapur.
  2. Siapkan peralatan yang diperlukan seperti panci, gunting, piring, serta sendok dan garpu.
  3. Masukkan bumbu mie instan pada piring
  4. Hidupkan kompor, kemudian tuangkan air kurang lebih tiga gelas air ke dalam panci kemudian tunggu hingga air mendidih.
  5. Masukkan mie instan ke dalam air mendidih, lalu aduk dan tunggu hingga tiga menit.
  6. Tiriskan air di dalam panci, kemudian tuangkan mie pada piring.
  7. Aduk mie agar bumbu tercampur merata pada mie kemudian sajikan dengan keadaan hangat.
Kurang lebih di atas merupakan cara membuat mie instan. Langkah-langkah di atas juga termasuk dalam Algoritma. Jadi perlu diingat bahwa Algoritma tidak hanya diterapkan pada dunia komputasi, tetapi juga Algoritma diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sedangkan dalam dunia komputasi, contoh penggunaan Algoritma adalah dalam pembuatan program pada bahasa pemrograman seperti bahasa C, C#, dan Visual Basic. Dengan syntax pada tiap bahasa pemrograman dan Algoritma, maka akan tersusun program-program dan terlahirlah software.
Jadi intinya, Pengertian Algoritma adalah suatu langkah/urutan yang logis dan sistematis untuk pemecahan suatu masalah atau untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

Penulisan Algoritma

  • Dalam bahasa natural (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan bahasa manusia lainnya)

- Tapi sering membingungkan (ambiguous)

  • Menggunakan flow chart (diagram alir)

- Bagus secara visual akan tetapi repot  kalau algoritmanya panjang.

  • Menggunakan pseudo-code

- Sudah lebih dekat ke bahasa pemrograman, namun sulit dimengerti oleh orang yang tidak mengerti pemrograman.

Tahapan Pelaksanaan Algoritma oleh Komputer

  1. Mendefinisikan masalah
  2. Menentukan solusi
  3. Memilih algoritma
  4. Menulis program
  5. Menguji program
  6. Menulis dokumentasi
  7. Merawat program

Tahapan Pelaksanaan Algoritma oleh Komputer

g

Bentuk Algoritma

1. Menggunakan Pseudocode

Pseudocode yaitu suatu bentuk algoritma yang menggunakan berbagai notasi yang di maksutkan untuk menyederhanakan bentuk kalimat manusia.

uContoh  Pseudocode:  Menghitung rata-rata tiga  buah data

Algoritma dengan struktur pseudocode :

  • input (a, b, c)
  • Jml = a+b+c
  • Rerata = Jml/3
  • Output (Rerata)

2. Menggunakan Flowchart

Diagram alir atau flowchart adalah suatu standar untuk menggambarkan urutan langkah dalam suatu proses. Setiap langkah dalam algoritma dinyatakan dengan sebuah symbol dan aliran setiap langkah dinyatakan dengan garis yang bertanda panah.

Contoh flowchart:

  • Problem: Menghitung Luaspersegipanjang

Algoritma:
av

  1. 1.Masukkan panjang(p)
  2. 2.Masukkan lebar(l)
  3. 3.Hitung luas(L), Yaitu panjang kali lebar
  4. 4.Cetak luas(L)

 

 

 

Struktur Penulisan Algoritma

Setiap Algoritma akan selalu terdiri dari tiga bagian yaitu :

a)                  Header (Judul)

Judul adalah bagian teks algoritma yang digunakan sebagai tempat mendefinisikan nama dengan menentukan apakah teks tersebut adalah program, prosedur, fungsi.

b)                 Kamus (Deklarasi)

Kamus adalah bagian teks algoritma sebagai  tempat untuk mendefinisikan :

  • Nama type
  • Nama konstanta
  • Nama variabel
  • Nama fungsi
  • Nama prosedur.

c)                  Penyajian Algoritma

Algoritma adalah bagian inti dari suatu  algoritma yang berisi instruksi atau  pemanggilan aksi yang telah didefinisikan.

Perbedaan Rokok dan Narkoba

October 7, 2015 in Uncategorized

Perbedaan Rokok dan Narkoba

Rokok        :

Rokok adalah campuran tembakau dengan kandungan zat yaitu nikotin dan TAR yang dapat menimbulkan bahaya bagi tubuh maupun bagi lingkungan.

Nikotin adalah senyawa kimia organik kelompok alkaloid yang dihasilkan secara alami pada berbagai macam tumbuhan, terutama suku terung-terungan (solaceae) seperti tembakau dan tomat.

Tar adalah zat lain yang berada dalam asap rokok. Seperti Acetone , Butane , Arsenik zat , Cadmium dll

 

Narkoba    :

Narkoba itu adalah singkatan dari Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya atau bisa disebut juga NAPZA, singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

·         Narkotika adalah Zat yang menyebabkan orang tertidur.

·         Adiktif, yaitu menyebabkan orang kecanduan

·         Psikotropika sendiri pengertiannya adalah zat yang mengandung alcohol. Yang termasuk golongan psikotropika adalah MDMA (Ecstasy), LSD, Shabu-shabu dan lain-lain.

 

 

 

Tabel Perbedaan Rokok dan Narkoba

 

Perbedaan Rokok dan Narkoba

Rokok

Narkoba

Bentuk Silinder Serbuk,berupa pil,cairan
Penggunaan Hanya dengan cara di bakar ujungnya,di hirup asapnya oleh mulut Ada yang di hisap,di suntikkan,
Pandangan Setiap Orang Masih di perbolehkan Jelas haram,dan sangat dilarang.
Cara Penjualan Secara Bebas Dilarang (sembunyi-sembunyi)

 

 

Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari narkotika, psikotropika, dan zat adiktif.

Semua istilah ini, baik “narkoba” ataupun “napza”, mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan, narkoba sebenarnya adalah senyawa-senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu.[butuh rujukan] Namun kini persepsi itu disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis yang semestinya.

Pada saat ini (2015) terdapat 35 jenis narkoba yang dikonsumsi pengguna narkoba di Indonesia dari yang paling murah hingga yang mahal seperti LSD. Di dunia terdapat 354 jenis narkoba.

Pengertian


Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan (Undang-Undang No. 35 tahun 2009). Narkotika digolongkan menjadi tiga golongan sebagaimana tertuang dalam lampiran 1 undang-undang tersebut. Yang termasuk jenis narkotika adalah:

Tanaman papaver, opium mentah, opium masak (candu, jicing, jicingko), opium obat, morfina, kokaina, ekgonina, tanaman ganja, dan damar ganja.
Garam-garam dan turunan-turunan dari morfina dan kokaina, serta campuran-campuran dan sediaan-sediaan yang mengandung bahan tersebut di atas.
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan pada aktivitas mental dan perilaku (Undang-Undang No. 5/1997). Terdapat empat golongan psikotropika menurut undang-undang tersebut, namun setelah diundangkannya UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika, maka psikotropika golongan I dan II dimasukkan ke dalam golongan narkotika. Dengan demikian saat ini apabila bicara masalah psikotropika hanya menyangkut psikotropika golongan III dan IV sesuai Undang-Undang No. 5/1997. Zat yang termasuk psikotropika antara lain:

Sedatin (Pil BK), Rohypnol, Magadon, Valium, Mandrax, Amfetamine, Fensiklidin, Metakualon, Metifenidat, Fenobarbital, Flunitrazepam, Ekstasi, Shabu-shabu, LSD (Lycergic Syntetic Diethylamide) dan sebagainya.
Bahan Adiktif berbahaya lainnya adalah bahan-bahan alamiah, semi sintetis maupun sintetis yang dapat dipakai sebagai pengganti morfina atau kokaina yang dapat mengganggu sistem syaraf pusat, seperti:

• Alkohol yang mengandung ethyl etanol, inhalen/sniffing (bahan pelarut) berupa zat organik (karbon) yang menghasilkan efek yang sama dengan yang dihasilkan oleh minuman yang beralkohol atau obat anaestetik jika aromanya dihisap. Contoh: lem/perekat, aceton, ether dan sebagainya.

Penyebaran


Hingga kini penyebaran penyalahgunaan narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Tentu saja hal ini bisa membuat orang tua, organisasi masyarakat, dan pemerintah khawatir.

Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMPpun banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak adalah pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan untuk mengawasi dan mendidik anaknya agar selalu menjauhi penyalahgunaan Narkoba.

Rokok

Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.

Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung.(walaupun pada kenyataannya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

Menurut riset 51,1 persen rakyat Indonesia adalah perokok aktif, tertinggi di ASEAN dan sangat jauh bedanya dengan negara-negara tetangga, misalnya: Brunei Darusallam 0,06% dan Kamboja 1,15%. Pada tahun 2013, 43,8% perokok berasal dari golongan lemah; 37,7% perokok hanya memiliki ijazah SD; petani, nelayan dan buruh mencakup 44,5% perokok aktif. 33,4% perokok aktif berusia di antara 30 hingga 34 tahun. Bagusnya hanya 1,1% perempuan Indonesia adalah perokok aktif, walaupun tentunya perokok pasif akan lebih banyak.

Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan ketergantungan, di samping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema.

Rokok dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembedaan ini didasarkan atas bahan pembungkus rokokbahan baku atau isi rokokproses pembuatan rokok, dan penggunaan filter pada rokok. Jenis rokok juga dilihat dari kadar nikotin dan tar nya

  • Klobot: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kulit jagung.
  • Kawung: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren.
  • Sigaret: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas.
  • Cerutu: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.
  • Rokok daun nipah

Rokok berdasarkan bahan baku atau isi.

  • Rokok putih: rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun tembakau yang diberi sausuntuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
  • Rokok kretek: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkehyang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.
  • Rokok klembak: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dankemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.

Rokok berdasarkan proses pembuatannya.

  • Sigaret Kretek Tangan (SKT): rokok yang proses pembuatannya dengan cara digiling atau dilinting dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana.
  • Sigaret Kretek Mesin (SKM): rokok yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Sederhananya, material rokok dimasukkan ke dalam mesin pembuat rokok. Keluaran yang dihasilkan mesin pembuat rokok berupa rokok batangan. Saat ini mesin pembuat rokok telah mampu menghasilkan keluaran sekitar enam ribu sampai delapan ribu batang rokok per menit. Mesin pembuat rokok, biasanya, dihubungkan dengan mesin pembungkus rokok sehingga keluaran yang dihasilkan bukan lagi berupa rokok batangan namun telah dalam bentuk pak. Ada pula mesin pembungkus rokok yang mampu menghasilkan keluaran berupa rokok dalam pres, satu pres berisi 10 pak. Sayangnya, belum ditemukan mesin yang mampu menghasilkan SKT karena terdapat perbedaan diameter pangkal dengan diameter ujung SKT. Pada SKM, lingkar pangkal rokok dan lingkar ujung rokok sama besar.

Sigaret Kretek Mesin sendiri dapat dikategorikan kedalam 2 bagian :

  1. Sigaret Kretek Mesin Full Flavor (SKM FF): rokok yang dalam proses pembuatannya ditambahkan aroma rasa yang khas. Contoh: Gudang Garam International, Djarum Super dan lain-lain.
  2. Sigaret Kretek Mesin Light Mild (SKM LM): rokok mesin yang menggunakan kandungan tar dan nikotin yang rendah. Rokok jenis ini jarang menggunakan aroma yang khas. Contoh: A Mild, Clas Mild, Star Mild, U Mild, L.A. Lights, Surya Slims dan lain-lain.

Rokok berdasarkan penggunaan filter.

Dilihat dari komposisinya:

  1. Bidis: Tembakau yang digulung dengan daun temburni kering dan diikat dengan benang. Tar dan karbon monoksidanya lebih tinggi daripada rokok buatan pabrik. Biasanya ditemukan di Asia Tenggara dan India.
  2. Cigar: Dari fermentasi tembakau yang diasapi, digulung dengan daun tembakau. Adaberbagai jenis yang berbeda di tiap negara. Yang terkenal dari Havana, Kuba.
  3. Kretek: Campuran tembakau dengan cengkeh atau aroma cengkeh berefek mati rasa dan sakit saluran pernapasan. Jenis ini paling berkembang dan banyak di Indonesia.
  4. Tembakau langsung ke mulut atau tembakau kunyah juga biasa digunakan di AsiaTenggara dan India. Bahkan 56 persen perempuan India menggunakan jenis kunyah. Adalagi jenis yang diletakkan antara pipi dan gusi, dan tembakau kering yang diisap dengan hidung atau mulut.
  5. Shisha atau hubbly bubbly: Jenis tembakau dari buah-buahan atau rasa buah-buahan yang disedot dengan pipa dari tabung. Biasanya digunakan di Afrika Utara, Timur Tengah, dan beberapa tempat di Asia. Di Indonesia, shisha sedang menjamur seperti dikafe-kafe.

Bahaya merokok

Pada bayi

Penelitian pada Fakultas Kedokteran Universitas Widyatama menunjukkan bahwa ibu perokok aktif memiliki bayi yang paling ringan dan pendek dibandingkan ibu perokok pasif, apalagi jika dibandingkan dengan ibu bukan perokok dengan keluarga yang tidak merokok.

Hubungan bayi yang dilahirkan dan merokok
KATEGORI IBU BERAT SEKITAR (GRAMS) TINGGI SEKITAR (CM)
Bukan keluarga perokok 3300 51
Ibu perokok pasif 2700 47
Ibu perokok aktif 2500 45

Membuat Program “Hello World”

September 13, 2015 in Uncategorized

Membuat Program “Hello World”

 

Public class HelloWorld {

          Public static void main(String args []) {
                     System.out.println(“Hello World”);
                    }
}
Penjelasan dari programnya adalah :
  1. Public class Pertama adalah nama kelas yang kita buat, karena di dalam java berarti setiap membuat sebuah program berarti membuat sebuah kelas.
  2. Public static void main(String args[]) adalah permulaan fungsi utama dalam java. Kata kunci void di depan main berarti merupakan suatu keharusan pada java.
  3. System.out.println adalah untuk menampilkan atau memberikan hasil output yang berada di antara tanda (“ ”) pada program java.

Cara Instalasi JDK, JRE dan IDE

September 13, 2015 in Uncategorized

Cara Instalasi JDK, JRE dan IDE.

 

Cara instalasi IDK, JRE, dan IDE

 java1

Centang “Accept Licence Aggrement” lalu pilih JDK sesuai dengan OS anda.

java2

  • Setelah terdownload, silahkan buka file tersebut dan install, dan tunggu sampai proses installasi selesai.                                                                            java3
  • Lalu akan muncul halaman seperti ini, terdapat tiga optional yang bisa diinstall yaitu Development tools, Source code, dan Public JRE. Langsung saya klik next untuk menginstall semua.

java4

  • Klik next terus sampai selesai, gambar dibawah ini menunjukkan installasi JDK telah selesai.       java5

Setelah tahapan untuk menginstall JDK selesai kemudian kita bisa langsung menjalankan software eclipse IDE Java ini. Bagi yang belum mempunyai Eclipse dapat mendownload filenya dibawah postingan ini.                                                                                                                                                 java6

  • Buka file eclipse dari folder eclipse yang telah anda download. File download berupa .rar jadi anda harus mengekstraknya ke folder dulu.
  • Saat pertama membuka eclipse pasti akan muncul halaman seperti dibawah ini, yaitu kita memilih tempat penyimpanan untuk lembar kerja kita di eclipse. Pilih lokasi anda akan menyimpan, atau kalau default langsung saja klik Ok.                                                                      java7

 

  • Maka akan muncul halaman pertama “Overview” seperti berikut ini.

java8

Overview: Sekilas tentang fitur-fitur pada Eclipse

Tutorials: Petunjuk cara menggunakan Eclipse

Samples: Contoh source code program yang sudah jadi.

What’s New: Fitur baru pada versi ini.                                                                                                           java9

  • Jika sudah membaca hal-hal tersebut di overview langsung saja klik tanda silang (x) untuk memulai Eclipse, dan siap untuk anda gunakan.

 

 

Belajar Java

September 13, 2015 in Uncategorized

Sejarah Java

Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystem saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, “Tulis sekali, jalankan di mana pun“. Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.

 

Kelebihan dan Kekurangan Java dengan Bahasa Pemrograman Lain

 

Kunggulan Java yang pertama tentu saja multiplatform. Java dapat dijalankan dalam beberapa platform komputer dan sistem operasi yang berbeda. Hal ini sesuai dengan slogannya yangs udah dibahas sebelumnya. Yang kedua adalah OOP atau Object Oriented Programming. Java memiliki library yang lengkap. Library disini adalah sebuah kumpulan dari program yang disertakan dalam Java. Hal ini akan memudahkan pemrograman menjadi lebih mudah. Kelengkapan library semakin beragam jika ditambah dengan karya komunitas Java.

Setiap hal pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Kekurangan yang dimiliki oleh Java adalah pada satu slogannya, takni “Tulis sekali dan jalankan dimana saja” ternyata tidak sepenuhnya benar. Beberapa hal harus disesuaikan jika dijalankan pada platform yang berbeda. Misalnya untuk J2SE dengan platform SWT-AWT bridge tidak dapat berfungsi di Mac OS X. Kekurangan lainnya adalah kemudahan aplikasi Java didekompilasi. Dekompilasi adalah suatu proses membalikkan sebuah aplikasi menjadi kode sumbernya. Hal ini memungkinkan terjadi pada Java karena berupa bytecode yang menyimpan bahasa tingkat tinggi. Hal ini terjadi pula pada platform .NET dari Microsoft sehingga program yang dihasilkan mudah dibajak kodenya karena sulit untuk disembunyikan.

Perbedaan dan Keunggulan Java dengan Bahasa Pemrograman Lain.

Perbedaan Java VB Delphi
Bahasa Koding Bahasa Java (yang termasuk strong typed language) Dialek bahasa Basic Turunan dari bahasa Pascal
Aplikasi pada PC berbasis Semua OS Windows Windows
Kelebihan
  1. Sederhana
  2. Berorientasi Objek
  3. Terdistribusi
  4. Terterjemah
  5. Kuat
  6. Aman
  7. Netral
  8. Portable
  9. Multithreaded
  10. Dinamis
1. Cocok untuk pemula dan segala macam aplikasi

2. Mudah dioperasikan

 

1. Penulisan kodenya sangat mudah

2. Mudah mengubah tampilan program

3. cukup mudah untuk dipelajari

 

Kekurangan Programmer  harus melakukan banyak hal secara manual 1. Mudah di-crack dan dibongkar pasang

2. Mahal dibanding produk sejenis

1. Tidak ada skin bawaan dari delphi

2. Aplikasi yang dihasilkan berukuran besar (min 300 kb)

3. Fasilitasnya masih standart

IDE (Integrated Development Environment) Java mempunyai 2 platform yaitu :

- Java Virtual Machine (Java VM)

- Java Application Programming Interface (Java API)

 

Menggunakan model MDI (Multiple Document Interface) dengan jendela-jendela sebagai berikut:

-       Menu bar

-       Main Toolbar

-       Project

-       Form Designer

-       Toolbox (Pointer, PictureBox, Label, TextBox, Frame, CommandButton, CheckBox, OptionButton, ListBox, ComboBox, HSrollBar dan VSrollBar, Timer, Drive ListBox, Dir ListBox dan File ListBox, Shape & Line, Image, Data, OLE)

-       Code

-       Properties

-       Color Palette

-       Form Layout

Berisi jendela-jendela sebagai berikut: Menubar, Toolbar, Component

Palette, Form Designer, Code Explorer, Object Treeview dan Object Inspector

Tipe data -       Bilangan:

4 tipe integer (int, short, long, byte)

2 tipe floating point (float, double)

-       Karakter: char

-       Boolean

Byte, Boolean, Integer, Long, Single, Double, Currency, Decimal, Date, Object, String, Variant -Integer (Shortint,Smallint, Longint, Int64, Byte, Word)

-Real (Real48, Singlet, Double, Extended, Comp, Currency)

-String (Shortstring, Ansistring, Widestring)

Operator Aritmatika, Shift, Bitwise, Assignment, Kondisional Aritmatika, Komparasi, Logika, Like Aritmatika, Komparasi, Logika
Deklarasi Variabel -       Harus terdiri atas sedereten karakter unicode yang diawali oleh karekter huruf atau garis bawah. Unicode merupakan sistem pengkodean karakter yang dapat dibaca oleh berbagai bahasa manusia (Jepang, Yunani, Cyrillic, dan Hebrew). ASCII hanya terbatas pada karkter latin.

-       Tidak boleh berupa keyword (kata yang dicadangkan), null, atau literatur true/false.

-       Harus unik dalam suatu scope

Visual Basic memungkinkan kita untuk menggunakan variabel tanpa deklarasi. Tetapi hal ini kurang baik untuk program yang terstruktur dan menghindari kesalahan pengolahan yang diakibatkan oleh kesalahan dalam pengetikkan nama variabel. Agar setiap variabel yang digunakan harus dideklarasikan, dapat digunakan perintah : Option Explicit pada setiap awal module, atau pada menu Tools, pilih Option, pilih tab Editor, buat tanda check pada Require Variable Declaration.

Deklarasi variabel pada Visual Basic dapat dilakukan dengan Keyword: Public, Private, Dim, Static sesuai penggunaannya.

  1. Harus dimulai dengan karakter alfabet (huruf).
  2. Harus unique (tidak boleh ada yang sama) pada ruang lingkup (scope) variable yang sama.
  3. Maksimum 255 karakter, tetapi hanya 40 karakter pertama yang dianggap sebagai nama variabelnya (karakter ke-41 dan seterusnya diabaikan).
  4. Beberapa karakter tidak diperbolehkan dipakai, misalnya karakter yang dipakai untuk operator (+, -, *, /, <, >, dan lain-lain).

 

 

 

Selamat Menulis

September 13, 2015 in Uncategorized

Selamat Datang di Dunia Blog, dan selamat menulis…

Pengelola blog kembali mengingatkan akan peraturan pemakaian Blog Universitas Widyatama Bandung adalah sebagai berikut :

  1. Blog ini merupakan milik Universitas Widyatama termasuk didalamnya seluruh sub domain yang digunakan sehingga apa yang terdapat didalam blog ini secara umum akan mengikuti aturan dan kode etik yang ada di Universitas Widyatama Bandung.
  2. Blog ini dibuat dengan menggunakan aplikasi pihak ke tiga (WordPress), dan lisensi plugin plugin didalamnya terikat terhadap developer pembuat plugin tersebut.
  3. Blog ini dapat digunakan oleh Karyawan, Dosen dan Mahasiswa Universitas Widyatama Bandung.
  4. Dilarang melakukan registrasi username atau site/subdomain blog dengan menggunakan kata yang tidak pantas.
  5. Dilarang memasukkan konten dengan unsur SARA, pornografi, pelecehan terhadap seseorang ataupun sebuah institusi.
  6. Dilarang menggunakan blog ini untuk melakukan transaksi elektronik dan pemasangan iklan.
  7. Usahakan sebisa mungkin untuk melakukan embed video atau gambar di bandingkan dengan melakukan upload secara langsung pada server.
  8. Pelanggaran yang dilakukan akan dikenakan sanksi penutupan blog dan atau sanksi yang berlaku pada aturan Universitas Widyatama sesuai dengan jenis pelanggaran yang dilakukan.
  9. Administrator berhak melakukan pembekuan account tanpa pemberitahuan terlebih dahulu jika dianggap ada hal hal yang melanggar peraturan.
  10. Aturan yang ada dapat berubah sewaktu waktu.

Beberapa Link terkait Universitas Widyatama

  1. Fakultas Ekonomi - http://ekonomi.widyatama.ac.id
  2. Fakultas Bisnis & Manajemen – http://manajemen.widyatama.ac.id
  3. Fakultas Teknik – http://teknik.widyatama.ac.id
  4. Fakultas Desain Komunikasi Visual – http://dkv.widyatama.ac.id
  5. Fakultas Bahasa – http://bahasa.widyatama.ac.id

Layanan Digital Universitas Widyatama

  1. Biro Akademik – http://akademik.widyatama.ac.id
  2. Rooster Kuliah – http://rooster.widyatama.ac.id
  3. Portal Mahasiswa – http://mhs.widyatama.ac.id
  4. Portal Dosen – http://dosen.widyatama.ac.id
  5. Digital Library – http://dlib.widyatama.ac.id
  6. eLearning Portal – http://learn.widyatama.ac.id
  7. Dspace Repository – http://repository.widyatama.ac.id
  8. Blog Civitas UTama – http://blog.widyatama.ac.id
  9. Email – http://email.widyatama.ac.id
  10. Penerimaan Mahasiswa Baru – http://pmb.widyatama.ac.id/online

Partner UTama

  1. Putra International College – http://www.iputra.edu.my
  2. Troy University – http://www.troy.edu
  3. Aix Marsielle Universite – http://www.univ-amu.fr
  4. IAU – http://www.iau-aiu.net/content/institutions#Indonesia
  5. TUV – http://www.certipedia.com/quality_marks/9105018530?locale=en
  6. Microsoft – https://mspartner.microsoft.com/en/id/Pages/index.aspx
  7. Cisco – http://www.cisco.com/web/ID/index.html
  8. SAP – http://www.sap.com/asia/index.epx
  9. SEAAIR – http://www.seaair.au.edu

Academic Research Publication

  1. Microsoft Academic  -  http://academic.research.microsoft.com/Organization/19057/universitas-widyatama?query=universitas%20widyatama
  2. Google Scholar – http://scholar.google.com/scholar?hl=en&q=Universitas+Widyatama&btnG=

Info Web Rangking

  1. Webometric – http://www.webometrics.info/en/detalles/widyatama.ac.id
  2. 4ICU – http://www.4icu.org/reviews/10219.html